http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/issue/feed Jurnal Biomedika 2019-05-27T09:06:34+00:00 Dian Kresnadipayana dian.kresnadipayana@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>JURNAL BIOMEDIKA</strong> is a peer-reviewed open access journal covers basic and advance research in biomedical science, with focus on the biomedical laboratory science and technology research. The journal is published by the Faculty of Health Sciences, Setia Budi University to promote scientific writing and dissemination of knowledge in biomedical laboratory science and technology. Scientific community are encouraged to submit original research articles and reviews with topicsincluding but not limited to clinical chemistry, hematology, cytohistology, immunoserology, microbiology, toxicology, molecular biology, biochemistry, chemical biology, and food analysis. J. Biomedika is open for submission all year round, and published semiannually.&nbsp;This journal also has become a CrossRef Member&nbsp;since March 2019. Therefore, all articles published by this journal will have unique DOI number.&nbsp;<strong>JURNAL BIOMEDIKA&nbsp;</strong>(<em>p-ISSN:</em><em>1979-035X</em><em>, e-ISSN:&nbsp;</em><em>2302-1306</em>) has been published since 2008. Research articles published in the early 2008 that are not listed on this website have been stored on this link&nbsp;<strong>http://arsip.setiabudi.ac.id/jurnalfik/</strong></p> <p><strong>Editorial Office :</strong><br><strong>Faculty of Health Sciences&nbsp;<br>Setia Budi University, Surakarta, Indonesia&nbsp;</strong></p> http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/424 Hitung Leukosit pada Inflamasi Kaki Mencit (Mus musculus) Induksi Karagenan dengan Sarang Walet Putih (Collocali fuciphaga) 2019-05-27T08:40:19+00:00 Fitri Nuroini fitrinuroini@unimus.ac.id Zulfikar Husni Faruq fitrinuroini@unimus.ac.id <p>Inflamasi merupakan respon protektif setempat yang diperlukan tubuh untuk mempertahankan diri dari berbagai bahaya sekaligus memperbaiki kerusakan struktur dan gangguan fungsi jaringan yang ditimbulkan oleh bahaya tersebut (Baratawidjaja, 2002). Sel-sel yang berperan dalam inflamasi yaitu eritrosit, neutrofil, basofil, eosinofil, platelet, sel NK (natural killer), limfosit, sel mast, sel dendritik dan antigen presenting cells (Liao dkk, 2011). Apabila penyebab inflamasi tidak dapat disingkirkan, akan terjadi inflamasi kronik yang dapat merusak jaringan dan kehilangan fungsi sama sekali (Baratawidjaja, 2002). Oleh karena itu, inflamasi berlanjut perlu dicegah salah satunya dengan mengkonsumsi obat alternatif salah satunya adalah sarang walet putih (Collocalia fuciphaga). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi EBN burung walet sarang putih (C. fuchipaga) terhadap profil darah mencit (leukosit<br>total dan leukosit deferensial) pada jam kelima setelah diinduksi karagenan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 kelompok perlakuan, masing-masing 4 ulangan. Kelompok perlakuan terdiri atas kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif dan perlakuan pemberian ekstrak akuosa EBN dengan dosis 0,1; 1 dan 10 mg/ 20 g BB. Semua perlakuan diberikan secara peroral kemudian setelah satu jam tiap kelompok diinjeksi 0,05 ml karagenan 1% dalam NaCl 0,9% pada telapak kaki kanan mencit secara subkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EBN secara oral dapat dapat menurunkan secara signifikan (p&lt;0,05) jumlah leukosit total dan leukosit deferensial terutama limfosit dan neutrofil.</p> <p>Kata kunci: Leukosit, Inflamasi, Karagenan, Sarang Walet Putih, EBN</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/408 Korelasi antara Neutrophyl Lymphocyte Ratio dengan Stadium Kanker pada Pasien Kanker Payudara 2019-05-27T04:46:31+00:00 Irma Ningsih Yuvita Fallo sincugunawan@gmail.com Rina A. Sidharta sincugunawan@gmail.com Lucia Sincu Gunawan sincugunawan@gmail.com <p>Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita. Banyak wanita yang menyadari terserang kanker payudara setelah kanker masuk pada stadium lanjut, sehingga tidak ada proses deteksi dini yang dapat meningkatkan peluang kesembuhan dengan tata laksana di awal penyakit. Stadium kanker payudara meliputi; Stadium I, II, IIIA, IIIB dan IV. Peningkatan Neutrophi lLymphocyte Ratio (NLR) dikaitkan dengan peningkatan kematian pada keganasan kanker payudara.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara NLR dengan stadium kanker pada pasien kanker payudara.</p> <p>Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah concecutive sampling. Pasien diambil sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, diurutkan sampai jumlah sampel terpenuhi. Besar sampel pada penelitian ini adalah 55 sampel. Waktu penelitian dilakukan pada bulan April – Juni 2018 di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi di Surakarta. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medis laboratorium Patologi Klinik dan<br>laboratorium Patologi Anatomi pasien yang terdiagnosis kanker payudara dan teknik analisis data menggunakan uji Kolmogorov Smirnov kemudian dilanjutkan dengan uji Spearman.</p> <p>Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan correlation coefficient (r) sebesar 0,350, probabilitas (p) sebesar 0,009. Maka, nilai ini menunjukkan korelasi yang lemah, positif dan bermakna antara NLR dengan stadium kanker payudara. Perlu dilakukan penelitian selanjutnya menggunakan data primer, sehingga dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan NLR.</p> <p>Kata Kunci : Neutrophyl Lymphocyte Ratio, Stadium kanker, Kanker payudara</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/422 Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura Linn.) dan Daun Sirsak (Anonna muricata Linn.) Metode DPPH (2,2-diphenyl-1- picrilhidrazyl) 2019-05-27T08:37:55+00:00 Tri Harningsih tri.harningsih@gmail.com Wimpy Wimpy tri.harningsih@gmail.com <p>Daun kersen dan daun sirsak merupakan tanaman serta dapat digunakan menjadi obat. Daun kersen memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Daun sirsak memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut memiliki kemampuan sebagai antioksidan untuk menghambat radikal bebas.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak daun kersen dan ekstrak daun sirsak dan dibandingkan dengan bentuk tunggal keduanya dalam menangkal radikal bebas. Penelitian dilakukan sejak bulan Februari sampai Juli 2018 di B2P2TOOT Tawangmangu dan Laboratorium<br>Kimia STIKES Nasional. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan teknik quota sampling.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi daun kersen dan daun sirsak 2:1 memiliki nilai IC sebesar 6,9126 50 ppm dan dikategorikan sangat kuat. Nilai IC bentuk tunggal daun kersen sebesar 15,9999 ppm dan dikategorikan 50 sangat kuat. Bentuk tunggal daun sirsak sebesar 116,5376 ppm dan dikategorikan sedang. Kombinasi daun kersen dan daun sirsak 1:1 sebesar 28,1075 ppm termasuk dalam kategori sangat kuat. Kombinasi daun kersen dan daun sirsak 1:2 sebesar 28,4886 dan dikategorikan sangat kuat. Aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak daun kersen dan daun sirsak sangat kuat dibandingkan bentuk tunggal keduanya. Kombinasi ekstrak daun kersen dan ekstrak daun sirsak 2:1 memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.</p> <p>Kata kunci: antioksidan, daun kersen, daun sirsak, quota sampling, DPPH</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/421 Identifikasi Telur Cacing Hookworm, Toxocara vitulorum pada Feses Peternak Sapi dan Feses Sapi di Peternakan Sapi Dusun Karangnongko, Boyolali 2019-05-27T04:48:49+00:00 Frederica U Sihombing trimulyowatiusb81@gmail.com Tri Mulyowati trimulyowatiusb81@gmail.com <p>Sapi bermanfaat untuk menghasilkan susu. Kondisi sapi penghasil susu harus sehat dan tidak terinfeksi cacing parasit. Infeksi cacing parasit yang dapat menyerang sapi dari kelas Nematoda dan Cestoda. Kerugian bila hewan ternak terinfeksi cacing usus parasit yaitu pertumbuhan sapi muda terhambat, berat badan sapi menurun, penurunan kualitas daging, penurunan produksi susu pada sapi perah, dan beresiko jika menularkan penyakit pada manusia.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya telur cacing Hookworm, Toxocara vitulorum, pada feses sapi dan peternak sapi di Dusun Karangnongko, Boyolali. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Penelitian dilakukan di laboratorium Parasitologi Universitas Setia Budi Surakarta metode langsung yaitu menggunakan lugol 2% dan diamati secara mikroskopis. Hasil penelitian prosentase positif pada feses sapi adalah Hookworm sebesar 8%, Toxocara vitulorum 4% sedangkan pada feses peternak tidak ditemukan infeksi telur cacing Hookworm, Toxocara vitulorum.</p> <p>Kata kunci: Telur cacing Hookworm, Toxocara vitulorum, Sapi</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/425 Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanolik Daun Beluntas (Pluchaea indica Less.) dan Meniran (Phyllanthus niruri L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus 2019-05-27T04:49:46+00:00 Bella Agil Agustin rizal.nerazuri@gmail.com Nony Puspawaty nonyksolo@yahoo.co.id Rizal Maarif Rukmana rizal.nerazuri@gmail.com <p>Beluntas dan Meniran merupakan tanaman obat tradisional yang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, dan triterpenoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanolik daun Beluntas dan Meniran terhadap bakteri <em>Staphylococcus aureus</em>.<br>Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini maserasi dengan etanol 96%. Isolasi dan identifikasi bakteri Staphylococcus aureus dengan media VJA (Vogel Johnson Agar), pengecatan gram, uji katalase, dan uji katalase. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanolik daun Beluntas dan Meniran memiliki aktivitas antibakteri terhadap <em>Staphylococcus aureus</em>. Ekstrak etanolik daun Beluntas dan Meniran pada perbandingan 1 : 0, 2 : 1, 1 : 1, 1 : 2, dan 0 : 1 dengan konsentrasi 50% terhadap bakteri <em>Staphylococcus aureus</em> dari rumah sakit adalah 10,67 mm, 13 mm, 17 mm, 17 mm, dan 20 mm. Ekstrak etanolik daunBeluntas dan Meniran pada perbandingan 1 : 0, 2 : 1, 1 : 1, 1 : 2, dan 0 : 1<br>terhadap bakteri <em>Staphylococcus aureus</em> kultur laboratorium adalah 11 mm, 13,67 mm, 14 mm, 16,67 mm, dan 18 mm. Ekstrak etanolik daun Beluntas dan Meniran dengan perbandingan 0 : 1 merupakan ekstrak yang memiliki zona hambat paling luas terhadap bakteri <em>Staphylococcus aureus</em> dari rumah sakit dan kultur laboratorium.</p> <p>Kata kunci: Antibakteri, Ekstrak etanolik daun Beluntas dan Meniran, <em>Staphylococcus aureus</em></p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/407 Kajian Pengetahuan Mahasiswa Apikes Citra Medika Surakarta Mengenai Manfaat Teh Rambut Jagung untuk Pencegahan dan Pengobatan Diabetes Melitus 2019-05-27T08:44:56+00:00 Liss Dyah Dewi Arini leeansz_fortune@yahoo.com M. Eka Hidayatullah ekahidayat76@gmail.com <p>Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling sering diderita dan penyakit kronik yang serius di Indonesia saat ini. Rambut jagung mengandung komponen bioaktif flavonoid, Saponin, Tanin, Phlobatanin, Fenol, Alkaloid, dan Glikosida jantung. Komponen tersebut merupakan senyawa yang ditemukan pada ekstrak rambut jagung dan berkontribusi terhadap bidang farmasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa khususnya di APIKES Citra Medika Surakarta mengenai manfaat teh rambut jagung untuk pencegahan dan pengobatan Diabetes Melitus. Metode yang digunakan adalah penelitian non eksperimen dengan menggunakan analisis deskriptif dan dengan cara memberi kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah dari dua puluh sampel mahasiswa Apikes Citra Medika Surakarta yang telah mengisi kuesinoner untuk tiga belas pertanyaan diperoleh data sebagai berikut : sebagian besar mahasiswa sudah mengetahui tentang penyakit Diabetes Melitus dan manfaat teh rambut jagung yang natara lain dapat bermanfaat untuk kesehatan yaitu mencegah dan mengobati penyakit Diabtes Melitus. Selain hal tersebut ternyata sebagian bersar mahasiswa merasakan manfaat nyata dari konsumsi the rambut jagung selama tiga hari, yaitu terjadi penurunan kadar gula darah, tidak cepat nagantuk, tidak cepat lelah dan tidak sering buang air kecil pada malam hari. Mahaiswa juga sangat antusias terhadap pengembangan pengetahuan mengenai manfaat teh rambut jagung untuk pencegahan dan pengobatan Diabates Melitus.</p> <p>kata kunci: teh rambut jagung, diabetes militus, gula darah</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/409 Evaluasi Orally Disintegrating Tablet (Odt) Famotidin Variasi Superdisintegrant Starch 1500 Dan Crospovidone 2019-05-27T08:47:16+00:00 Siti Susilowati aldensaud@gmail.com Nur Aini Dewi Purnamasari dp.nuraini@gmail.com <p>Famotidin digunakan sebagai obat tukak duodenum dan tukak lambung, sehingga cocok dibuat sediaan Orally Disintegrating Tablet (ODT). ODT memiliki karakteristik yang cepat terdisintegrasi di dalam rongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah famotidin dapat dibuat sediaan ODT, pengaruh superdisintegrant starch 1500 dan crospovidone terhadap mutu fisik sediaan, dan konsentrasi superdisintegrant starch 1500 dan crospovidone sehingga diperoleh ODT famotidin dengan waktu hancur yang cepat.</p> <p>Penelitian ini memformulasikan ODT famotidin dengan superdisintegrant starch 1500 7%, kombinasi superdisintegrant starch 1500 dan crospovidone 3%:4%, dan menggunakan superdisintegrant crospovidone 7%. Pembuatan ODT famotidin menggunakan metode kempa langsung. Pengujian yang dilakukan untuk mengetahui mutu fisik ODT famotidin adalah keseragaman bobot, ukuran, kekerasan, kerapuhan, waktu pembasahan, waktu hancur, keragaman kandungan, uji tanggap rasa, uji waktu hancur in vivo kemudian hasil dianalis menggunakan uji statistik SPSS Statistics versi 23.</p> <p>Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa famotidin dapat dibuat sediaan ODT, superdisintegrant starch 1500 dan crospovidone berpengaruh terhadap mutu fisik sediaan dan kombinasi superdisintegrant starch 1500 dan crospovidone 3%:4% menghasilkan waktu hancur cepat yaitu 34,30 detik.</p> <p>Kata kunci : Orally Disintegrating Tablet, Famotidine, Starch 1500 dan Crospovidone</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/398 Penentuan Kadar Boraks pada Karak Berkode Registrasi dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis 2019-05-27T08:48:31+00:00 Diah Anggraheni Setianingsih diah.anggraheni05@gmail.com Dian Kresnadipayana dian.kresnadipayana@gmail.com <p>Boraks sejak lama digunakan masyarakat Indonesia untuk pembuatan karak. Karak yang beredar di masyarakat terdapat dalam dua bentuk yakni karak berkode registrasi berupa nomor P-IRT (Produk Industri Rumah Tangga) dan tanpa kode registrasi. Karak berkode registrasi diasumsikan bebas dari penggunaan boraks karena telah melalui pengujian oleh dinas kesehatan kabupaten atau kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar boraks pada karak berkode registrasi dengan metode spektrofotometri UV-Vis.</p> <p>Ekstraksi boraks dari sampel karak berkode registrasi dengan cara disentrifuse dengan kecepatan 3000 rpm selama 2 menit kemudian diambil bagian supernatannya. Identifikasi boraks dalam supernatant tersebut dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan pereaksi kurkumin dan secara kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar boraks pada sampel karak berkode registrasi A, B, dan C berturut-turut adalah 1,988 mg/gram, 1,975 mg/gram dan 1,438 mg/gram. Menurut PERMENKES RI Nomor 033 tahun 2012 tentang bahan tambahan pangan, bahwa boraks digolongkan dalam bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam makanan.</p> <p>Kata kunci: karak berkode registrasi, boraks, spektrofotometri UV-Vis</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/400 Penentuan Kadar Logam Timbal (Pb) pada Ikan Bandeng di Sekitar Pelabuhan Tanjung Mas 2019-05-27T08:51:04+00:00 Feni Nilasari yari_mukti@setiabudi.ac.id Yari Mukti Wibowo yari_mukti@setiabudi.ac.id <p>Ikan bandeng merupakan ikan yang sangat populer di kalangan masyarakat umum karena harganya yang terjangkau dan kandungan gizi yang tinggi untuk pertumbuhan manusia. Tambak ikan bandeng yang berada pada sekitar kawasan industri yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Mas dicurigai bisa tercemar oleh logam berat seperti Timbal (Pb), yang dapat mengakibatkan dampak buruk bagi manusia apabila terakumulasi di dalam tubuh.</p> <p>Metode analisis yang digunakan adalah Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). SSA merupakan metode yang populer untuk analisis logam, karena di samping relatif sederhana, metode ini juga selektif dan sangat sensitif. Destruksi yang dilakukan pada sampel adalah destruksi kering dengan pemanasan pada suhu 5500C. Sampel yang telah didestruksi lalu diukur menggunakan alat spektrofotometer serapan atom dengan menggunakan panjang gelombang 217 nm untuk Pb. Absorbansi yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan persamaan regresi linier yang didapatkan dari kurva baku untuk menentukan kadar logam Pb.</p> <p>Konsentrasi logam Pb dalam sampel ikan bandeng yang diambil dari tambak di sekitar Pelabuhan Tanjung Mas berada di bawah baku mutu yang ditetapkan oleh SNI No 7387 : 2009. Semakin jauh tempat pengambilan sampel dari kawasan industri, semakin kecil konsentrasi logam Pb yang ditemukan pada sampel ikan bandeng.</p> <p>Kata kunci: bandeng, Pelabuhan Tanjung Mas, timbal, destruksi kering, spektrofotometri serapan atom</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/402 Perhitungan Usia Kehamilan Berdasarkan Pengukuran Tinggi Fundus Uteri dengan Hari Pertama Haid Terakhir di BPS Farida Yuliani Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto 2019-05-27T08:54:07+00:00 Dyah Permata Sari dyahpermatasari86@yahoo.co.id <p>Hubungan besarnya rahim dan tuanya kehamilan penting untuk diketahui karena kemungkinan penyimpangan kehamilan seperti hamil ganda, hamil mola hidatidosa, hamil dengan hidramnion yang akan teraba lebih besar. Penelitian ini dilakukan untuk evaluasi hasil perhitungan usia kehamilan berdasarkan pengukuran tinggi fundus uteri dengan HPHT.</p> <p>Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, dengan desain study survey. Variabel dalam penelitian ini adalah perhitungan usia kehamilan berdasarkan pengukuran tinggi fundus uteri dengan HPHT. Populasi yang diambil semua ibu hamil trimester II dan III yang berkunjung di BPS Farida Yuliani Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto sejumlah 33 orang dan sampelnya sebanyak 33 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability samping dengan cara pengambilan total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 Mei – 31 Juli 2018. Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi yang menggunakan data sekunder yaitu dari Rekam Medik dan instrument yang digunakan adalah check list. Data diolah serta disajikan dalam bentuk prosentase tabel distribusi frekuensi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perhitungan usia kehamilan berdasarkan tinggi fundus uteri posisi lutut lurus sesuai dengan usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir yaitu 18 responden (54.55 %). Simpulan dalam penelitian ini adalah hasil perhitungan usia kehamilan berdasarkan pengukuran tinggi fundus uteri posisi lutut lurus sesuai dengan hari pertama haid terakhir serta ada hubungan antara gravida dengan ketepatan pengukuran tinggi fundus uteri. Diharapkan hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil, khususnya pada saat pengukuran tinggi fundus uteri menggunakan metode pengukuran yang lebih akurat.</p> <p>Kata Kunci : Usia Kehamilan, Tinggi Fundus Uteri, Hari Pertama Haid Terakhir</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/401 Dukungan Suami Dalam Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-Awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto 2019-05-27T08:57:32+00:00 Dyah Siwi Hety dyahsiwi11@gmail.com <p>Fenomena yang terjadi saat ini adalah masih rendahnya dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif karena anggapan bahwa menyusui menyebabkan ibu menjadi jelek, tidak menarik dan dapat menghambat atau meninggalkan hubungan seks antara suami dan isteri. Tujuan penelitian ini adakah hubungan dukungan suami dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto.</p> <p>Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancang bangun penelitian cross sectional. Variabel independen adalah dukungan suami dan variabel dependen adalah pemberian ASI eksklusif. Populasi dalam penelitian ini semua ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan sebanyak 50 orang dan sampel sebanyak 44 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling tipe cluster random sampling. Penelitian ini dilakukan di Ponkesdes Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto pada bulan Maret – Agustus 2018. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner. Pengolahan data dengan cara editing, coding, scoring, tabulating dilakukan dengan uji fisher exact.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan antara hubungan dukungan suami dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto didapatkan bahwa responden yang mendapat dukungan dari suami dan ibu memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 15 responden (34,1%), sedangkan responden yang tidak mendapat dukungan dari suami dan ibu tidak memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 23 responden (52,3%). Berdasarkan uji fisher exact diperoleh hasil perhitungan dengan nilai = 0,020 dengan tingkat kemaknaan yang ditetapkan adalah pada α = 0,05. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka nilai &lt; α sehingga H1 diterima, yang artinya ada hubungan dukungan suami dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kebanyakan responden atau suami tidak memberikan dukuangan kepada ibu dalam pemberian ASI eksklusif, padahal dukungan suami mempunyai hubungan dengan suksesnya pemberian ASI Eksklusif kepada bayi. Dengan penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan lebih aktif dalam mengadakan penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, suami sebaiknya jadi salah satu kelompok sasaran dalam tercapainya peningkatan pemberian ASI Eksklusif.</p> <p>Kata kunci : Dukungan, Suami, ASI Eksklusif</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/404 Senam Lansia terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia 2019-05-27T08:59:56+00:00 Farida Yuliani farida_yuliani80@yahoo.co.id <p>Proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stres lingkungan adalah menjadi tua, hal itu merupakan proses alamiah, yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya yaitu anak, dewasa dan tua. Bertambahnya umur, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses degeneratif. Sehingga memicu terjadinya penyakit degeneratif baik yang menular ataupun tidak. Penyakit tidak menular pada lansia salah satunya adalah hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah lansia yang diukur setelah melakukan senam di Dusun Tambak Rejo, Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian analitik. Variabel independen dalam penelitian ini adalah senam lansia, sedangkan variabel dependennya adalah hasil tekanan darah. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki hipertensi di Dusun Tambak Rejo Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar sebanyak 12 orang. Sampel diambil dengan Total Sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2018. Instrumen yang dipakai adalah checklist dan analisa data menggunakan Paired sample T Test.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan dari 12 responden, sebagian besar responden berusia 40-65 tahun sebanyak 83,4%, dengan hasil rata-rata sistol sebelum senam adalah 151,65 sedangkan sesudah senam didapatkan rata-rata 135.83. Berdasarkan uji Paired Sample T Test didapatkan derajat kemaknaan 0,05 sehingga H ditolak dan H1 diterima artinya 0 ada hubungan senam lansia dengan penurunan tekanan darah sistol. Senam lansia membawa pengaruh yang baik terhadap tekanan darah pada lansia yang hipertensi. Oleh karena itu hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai motivasi agar lansia tetap rajin melakukan senam lansia. Saran kita sebagai tenaga kesehatan perlunya menjaga kestabilan tekanan darah dengan rajin melakukan senam lansia disetiap posyandu serta menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat.</p> <p>Kata kunci : Senam lansia, tekanan darah</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/405 Pengaruh Permainan Puzzle terhadap Kreativitas Anak Prasekolah (4-5 tahun) di TK Al-Kholifah Selorejo – Jombang 2019-05-27T09:02:00+00:00 Ferilia Adiesti f.adiesti_april86@yahoo.co.id <p>Kemampuan kognitif berperan penting dalam perkembangan kreativitas. Kemampuan kreativitas akan menentukan bagaimana materi yang diberikan dapat ditangkap untuk digunakan. Bermain puzzle dapat merangsang peningkatan kemampuan kreativitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh bermain puzzle terhadap kreativitas anak prasekolah (4-5 tahun).</p> <p>Penelitian ini dilakukan metode Quasi eksperimen dengan rancangan non equivalent kontrol group. Jumlah sampel yang digunakan adalah 34 responden. Variabel independen adalah bermain puzzle sedangkan variabel dependen adalah kreativitas anak prasekolah (4-5 tahun). Penelitia ini dilakukan dengan pemberian bermain puzzle setiap hari sebelum pelajaran dimulai selama 10 menit. Setelah bermain puzzle paling besar responden kelompok kontrol memiliki kreativitas pada tingkat rendah yaitu sebanyak 9 responden (53%) sedangkan kelompok perlakuan yang paling kecil pada level tinggi yaitu 9 responden (53%). Hasil uji statistik dengan taraf signifikansi (α) = 0,05 didapatkan p = 0,00 dimana p &lt; α maka H diterima artinya 1 ada pengaruh bermain puzzle terhadap kreativitas anak prasekolah (4-5 tahun). Bermain puzzle dapat merangsang peningkatan kreativitas dengan pemberian terapi bermain puzzle secara teratur. Karena stimulus yang diberikan akan menentukan bagaimana perkembangan kreativitas anak nantinya. Diharapkan jadi bahan kajian pada perkembangan anak mengenai pengaruh bermain puzzle terhadap kreativitas anak prasekolah dan sebagai pedoman dalam memberikan health education (HE) tentang jenis permainan yang sesuai dengan usia anak.</p> <p>Kata Kunci : Permainan Puzzle, Kreativitas</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejurnal.setiabudi.ac.id/ojs/index.php/biomedika/article/view/423 Gravimetri Tidak Langsung untuk Menetapkan Jumlah Air Kristal 2019-05-27T09:06:34+00:00 Petrus Darmawan soebixto@gmail.com Soebiyanto Soebiyanto soebixto@gmail.com <p>Gravimetri merupakan salah satu bagian utama dalam Kimia Analisa. Air kristal yang merupakan konstituen dalam beberapa searyawa kimia dapat ditentukan pula dengan cara gravimetri langsung, dimana bahan dilakukan pemanasan dengan oven selama waktu tertentu sampai berat konstan.</p> <p>Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif yang lain pada penetapan jumlah air kristal dalam suatu senyawa kimia, dimana dalam hal ini dilakukan penambahan reagen pengendap Na SO 3 M pada larutan BaCl . 2 4 2 Endapan yang terbentuk kemudian dilakukan pemanasan dengan oven sampai didapat berat konstan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan cara gravimetri tidak langsung, tidak berbeda dengan cara gravimetri langsung.</p> 2018-09-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##