THE RELATIONSHIP BETWEEN ATTRIBUTES OF FUNCTION, FEATURE, AND BENEFIT TO THE USE OF TRADITIONAL MEDICINE IN KUPANG CITY

  • Novi Winda Lutsina Universitas Citra Bangsa
  • Agustinus Dian Setiawan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang

Abstract

The use of traditional medicine depends on the uniqueness of the product as seen from the attributes it has. Product attributes consist of three types, namely features, functions, and benefits. This type of research is quantitative with a correlative design using linear regression analysis at pharmacies in 6 districts of Kupang City. The results of the study showed that the function, feature, and benefit attributes together had a significant relationship to the satisfaction of using traditional medicine (F = 0.001 <0.05), while partially the function attribute did not have a significant relationship (t = 0.56 > 0.05), the feature attribute had a significant relationship (t = 0.001 <0.05), and the benefit attribute had a significant relationship (t = 0.001 <0.05) to satisfaction.

Keywords: Function, Feature, Benefit, Tradisional Medicine, Kupang City

References

[1] M. R. Adiyasa dan M. Meiyanti, “Pemanfaatan obat tradisional di Indonesia: distribusi dan faktor demografis yang berpengaruh,” J. Biomedika dan Kesehat., vol. 4, no. 3, hal. 130–138, 2021, doi: 10.18051/jbiomedkes.2021.v4.130-138.
[2] M. Marwati dan A. Amidi, “Pengaruh Budaya, Persepsi, Dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Obat Herbal,” J. Ilmu Manaj., vol. 7, no. 2, hal. 168, 2019, doi: 10.32502/jimn.v7i2.1567.
[3] O. Pelkonen, Q. Xu, dan T. P. Fan, “Why is research on herbal medicinal products important and how can we improve its quality?” J. Tradit. Complement. Med., vol. 4, no. 1, hal. 1–7, 2014, doi: 10.4103/2225-4110.124323.
[4] Kemenkes RI, “Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018,” Kementrian Kesehat. RI, vol. 53, no. 9, hal. 1689–1699, 2018.
[5] BPOM RI, “Materi Webinar ‘Peluang Pengembangan Obat Bahan Alam Menuju Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka Inovatif’.,” 2021.
[6] A. Fadholah, L. O. Artanti, dan S. A. Estikomah, “Analisis Faktor Faktor Dalam Menggunakan Obat Herbal Di Lingkungan Kampus Unida Gontor,” Pharm. J. Islam. Pharm., vol. 5, no. 1, hal. 25, 2021, doi: 10.21111/pharmasipha.v5i1.5706.
[7] H. Maryani, L. Kristiana, dan W. Lestari, “Analisis Multiatribut Fishbein terhadap Jamu Saintifik (Studi Kasus di Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat Makassar dan Puskesmas Colomadu I Karanganyar),” Media Penelit. dan Pengemb. Kesehat., vol. 27, no. 2, hal. 89–98, 2017, doi: 10.22435/mpk.v27i2.5315.89-98.
[8] J. P. Nugraha et al., Perilaku Perilaku Konsumen T E O R I. 2021.
[9] M. A. Firmansyah, “Buku Pemasaran Produk dan Merek,” Buku Pemasar. Prod. dan Merek, no. August, hal. 336, 2019.
[10] I. Diniarti dan S. Iljanto, “Pendahuluan Pengembangan Bahan Baku Obat,” Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, vol. 06, no. 04. Hal. 184–192, 2017.
[11] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta, 2015.
[12] R. Z. Oktarlina, A. Tarigan, N. Carolia, dan E. R. Utami, “Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Penggunaan Obat Tradisional di Desa Nunggalrejo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah,” J. K edokteran Unila, vol. 2, no. 1, hal. 42–46, 2018.
[13] Y. B. Korassa, N. W. Lutsina, S. S. . Fernandez, dan M. S. M. P. Upa, “Ibu Pasca Melahirkan Di Kecamatan Amarasi Timur,” J. Farm., vol. 6, no. 1, hal. 7–14, 2023, doi: 10.31965/jfkoe.v6i1.1142.
[14] I. G. S. Rahayuda, “Identifikasi Jenis Obat Berdasarkan Gambar Logo Pada Kemasan,” Kumpul. J. Ilmu Komput., vol. 03, no. 02, hal. 125–134, 2016.
[15] F. A. R. Ngangi, N. M. Benu, dan A. J. M. Maweikere, “Strategi Pemasaran Jamu Herbal Di Era Pandemi Covid 19 Studi Kasus Umkm Berkat Manado,” Agrirud, vol. 3, no. 4, hal. 494–504, 2022.
[16] P. Kotler dan G. Armstrong, “Prinsip-Prinsip PEMASARAN Principle of Marketing,” hal. 1–63, 2012.
[17] A. R. Oktaviani et al., “Pengetahuan Dan Pemilihan Obat Tradisional Oleh Ibu-Ibu Di Surabaya,” J. Farm. Komunitas, vol. 8, no. 1, hal. 1, 2020, doi: 10.20473/jfk.v8i1.21912.
[18] F. Ismiyana, A. Rahman Hakim, dan T. A. Sujono, “Gambaran Penggunaan Obat Tradisional Untuk Pengobatan Sendiri Pada Masyarakat Di Desa Jimus Polanharjo Klaten,” 2013.
[19] S. A. Saputra, “Identifikasi Bahan Kimia Obat dalam Jamu Pegal Linu yang dijual di Pasar Bandar,” J. Wiyata, vol. 2, no. 2, hal. 188–192, 2015.
[20] BPOM RI, “Peraturan BPOM Nomor 32 Tahun 2019 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional,” Bpom Ri, vol. 11, hal. 1–16, 2019.
[21] A. B. Jibril, M. A. Kwarteng, M. Chovancova, dan R. Denanyoh, “The influence of selected factors on the use of herbal products,” J. Compet., vol. 11, no. 4, hal. 57–72, 2019, doi: 10.7441/joc.2019.04.04.
Published
2025-11-28