Analisis Biaya Terapi pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Rawat Inap di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada Tahun 2016
Abstrak
Infeksi saluran kemih adalah salah satu penyakit infeksi yang terjadi akibat adanya
mikroorganisme dalam urin. Infeksi saluran kemih pembiayaannya diatur dalam tarif INA-CBG’s.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian biaya riil dengan tarif INA-CBG’s pada
pasien JKN rawat inap penyakit infeksi saluran kemih di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun
2016.
Penelitian ini merupakan observasional dengan menggunakan rancangan penelitian
cross sectional. Metode pengambilan data secara retrospektif. Data dianalisis untuk melihat
pola pengobatan pasien selama menjalani rawat inap, untuk mencari selisih biaya riil dengan
tarif INA-CBG’s menggunakan uji one sample t-test, dan untuk melihat faktor yang berhubungan
dengan biaya riil menggunakan uji korelasi bivariat.
Hasil penelitian menunjukkan pola pengobatan pasien infeksi saluran kemih
menggunakan antibiotik Ceftriaxone (40,8%), Cefixime (7,1%), Ceftazidime (10,2%),
Ciprofloxacin (26,5%), Levofloxacin (9,2%), Amoxicillin (3,1%), Ampicillin (1,0%), dan
Gentamicin (2,0%). Analisis biaya rill dengan tarif INA-CBG’s terdapat perbedaan antara biaya
riil dengan tarif INA-CBG’s pada pasien JKN rawat inap penyakit infeksi saluran kemih.
Perbedaan ini menunjukkan selisih yang positif, dimana total biaya riil lebih rendah
dibandingkan tarif INA-CBG’s. Faktor yang behubungan dengan biaya riil pengobatan infeksi
saluran kemih adalah LOS (Length of Stay), diagnosa sekunder, dan tingkat keparahan.

3.jpg)







