Efek Antihiperlipidemia Kombinasi Ektrak Kelopak Bunga Rosella dan Ekstrak Daun Bawang Kucai

  • Dwi Ningsih Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta, Indonesia
  • Samuel Budi Harsono Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta
  • Anas Diah Kusumawati Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta
  • Dinda Nur Mahmudah Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta

Abstrak

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui aktivitas antihiperlipidemia dari kombinasi ekstrak etanol kelopak bunga rosella dan daun bawang kucai pada tikus hiperlipidemia. Untuk mengetahui potensi efek dari kombinasi bawang kucai dan rosella, hewan uji dibagi menjadi tujuh kelompok perlakuan, terdiri dari kelompok kontrol hiperlipidemia, kelompok rosella (500 mg/KgBB), kelompok daun kucai (110 mg/KgBB), kelompok kombinasi kelopak bunga rosella dan daun bawang kucai masing-masing 125:82,5 mg/KgBB, 250:55 mg/KgBB, dan 375:27,5 mg/KgBB.
Hasil uji kadar kolesterol total didapatkan persen penurunan kadar kolesterol total kelompok rosella tunggal (500 mg/KgBB) sebesar 11,49%, kelompok daun kucai tunggal (110 mg/KgBB) sebesar 13,70%, kelompok kombinasi kelopak bunga rosella dan daun bawang kucai 125:82,5 mg/KgBB, 250:55 mg/KgBB, dan 375:27,5 mg/KgBB, masing-masing sebesar 40,60%; 46,80%, dan 32,80%. Hasil uji kadar trigliserida didapatkan persen penurunan kadar trigliserida kelompok rosella tunggal (500 mg/KgBB) sebesar 16,40%, kelompok daun kucai tunggal (110 mg/KgBB) sebesar 27,68%, kelompok kombinasi kelopak bunga rosella dan daun bawang kucai 125:82,5 mg/KgBB, 250:55 mg/KgBB, dan 375:27,5 mg/KgBB, masing-masing sebesar 18,67%; 45,24%, dan 15,76%.
Kombinasi ekstrak etanol rosella dan daun bawang kucai 250:55 mg/KgBB lebih efektif menurunkan kolesterol total dan trigliserida darah hewan uji dibanding dosis tunggalnya masing-masing maupun kombinasi dosis lainnya.

Kata Kunci: daun bawang kucai, kelopak bunga rosella, kolesterol, trigliserida
Diterbitkan
2019-01-10