Uji Aktivitas Minyak Atsiri Bunga Kamboja (Plumeira acuminate Ait) sebagai Repellent terhadap Nyamuk Aedes aegypti

  • Tika Novita Sari
  • Lucia Vita Inandha Dewi Faculty of Pharmacy, Setia Budi University
  • Dyah Susilowati Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi

Abstrak

Repellent adalah bahan yang mempunyai kemampuan untuk melindungi manusia dari gigitan nyamuk. Repellent mengandung bahan-bahan aktif yang dapat mengganggu kemampuan nyamuk menemukan host. Minyak atsiri bunga kamboja mengandung bahan-bahan aktif, misalnya geraniol, linalool dan sitronelol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan minyak kamboja sebagai repellent untuk mencegah gigitan Aedes aegypti. Pengujian dilakukan dengan cara memasukkan tangan secara bergantian antara perlakuan dan kontrol ke dalam kandang uji repellent yang masingmasing berisi 50 ekor nyamuk. Lama perlakuan adalah 3 jam dengan pengamatan selama 5 menit pada tiap interval 1 jam. Konsentrasi minyak yang digunakan adalah 1%, 3%, 6,%, 12,5%, dan 25% dengan DEET 13% sebagai kontrol positif dan aquadest sebagai kontrol negatif. Data yang diamati adalah daya proteksi setiap konsentrasi minyak atsiri. Analisis data menggunakan uji ANOVA satu arah (p= 0,000), dilanjutkan dengan uji beda rata-rata Tukey HSD dengan α = 0,05 (p= 0,000). Nilai dosis efektif untuk daya proteksi terhadap Aedes aegypti sebesar 50% (ED50) dihitung dengan analisis probit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minyak bunga kamboja memiliki potensi sebagai repellent terhadap Aedes aegypti dengan ED50 adalah 1,3357%. Semakin tinggi konsentrasi akan meningkatkan potensi repellent, sedangkan semakin lama waktu perlakuan akan menurunkan potensi repellent.

Kata Kunci: Aedes aegypti, minyak atsiri bunga kamboja, repellent
Diterbitkan
2014-11-30