EFIKASI DIRI DAN QANA’AH SEBAGAI PREDIKTOR QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA
Abstrak
Urgensitas penelitian ini didasari oleh kompleksitas fase quarter life crisis yang penuh ketidakpastian yang akan menyebabkan individu mengalami krisis emosional dan menimbulkan berbagai masalah baru terkait kesejahteraan psikologis. Oleh sebab itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara efikasi diri dan qanaah terhadap quarter life crisis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan kategori sampel penelitian adalah mahasiswa di Universitas Raden Mas Said Surakarta dengan usia 20-25 tahun. Sampel penelitian sebanyak 365 mahasiswa yang diambil menggunakan probability sampling dengan teknik cluster random. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan melalui media sosial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data pada ketiga variabel tersebut berdistribusi normal karena nilai signifikan p>0,05. Terdapat hubungan linear antara variabel efikasi diri, qanaah dan quarter life crisis karena menghasilkan skor linearity (p<0,05) dan nilai deviation from linearity (p>0,05). Kedua variabel bebas juga tidak mengalami multikolinearitas karena memiliki nilai VIF (p<10,00) dan tolerance (p>0,10). Kemudian, data juga tidak memiliki gejala heteroskedasitas karena titik-titik data tidak berkumpul di angka 0 dan tidak membentuk pola yang jelas. Hasil hipotesis menyatakan bahwa efikasi diri berhubungan negatif dengan quarter life crisis pada mahasiswa di UIN Raden Mas Said Surakarta. Hal ini terlihat dari koefisien korelasi sebesar -58,071 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Qanaah juga berhubungan negatif dengan quarter life crisis, hal ini terlihat dari koefisien korelasi sebesar -39,029 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efikasi diri dan qanaah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap quarter life crisis pada mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta.










