PERAN CORPORATE CULTURE PADA PROACTIVE WORK BEHAVIOR DENGAN MEDIASI ORGANIZATINAL COMMITMENT

  • Keisha Tatianna Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Sebelas Maret
  • Pratista Arya Satwika Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Sebelas Maret

Abstrak

Ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten diperlukan untuk menunjang instrumen akreditasi rumah sakit, dan perilaku kerja proaktif menjadi faktor penting dalam mempertahankan serta meningkatkan standar pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara budaya perusahaan (corporate culture) yang terdiri dari keterlibatan (involvement), konsistensi (consistency), adaptabilitas (adaptability), dan misi (mission) dengan perilaku kerja proaktif melalui komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei dengan penyebaran kuesioner secara daring kepada 147 karyawan Rumah Sakit X di Jakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi The Denison Organizational Culture Survey (DOCS), Proactive Behavior Scale, dan Organizational Commitment Questionnaire (OCQ). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.1.0.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan, konsistensi, dan adaptabilitas berhubungan positif dan signifikan dengan perilaku kerja proaktif melalui komitmen organisasi, sedangkan dimensi misi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penguatan nilai budaya perusahaan untuk meningkatkan komitmen dan perilaku proaktif karyawan. Selain itu, instansi perlu menyediakan lingkungan kerja yang aman secara psikologis untuk mendorong karyawan tampil lebih proaktif.

Kata kunci: Budaya Perusahaan, Komitmen Organisasi, Perilaku Kerja Proaktif

Kata Kunci: Budaya Perusahaan; Komitmen Organisasi; Perilaku Kerja Proaktif
Diterbitkan
2026-06-19