Assessment of Antypiretic Activity and Total Flavonoid Contents of Carica papaya, L. leaf Extract

  • Dwi Ningsih
  • Endang Sri Rejeki

Abstract

Demam adalah peningkatan suhu tubuh diatas normal (98,6oF/ 37oC). Demam merupakan respon fisiologis tubuh terhadap penyakit yang di perantarai oleh sitokin dan ditandai dengan peningkatan suhu pusat tubuh dan aktivitas kompleks imun. Untuk mengatasi keluhan demam, diberikan obat obat antipiretik. Daun pepaya, dipercaya mempunyai efek antipiretik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antipiretik dan menentukan kadar flavonoid total ekstrak etanol daun pepaya.

            Hewan uji dikelompokkan menjadi 5 kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol demam, kontrol obat ibuprofen 18 mg/KgBB, ekstrak daun papaya (EDP) dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB. Hewan uji tikus jantan galur Wistar diinduksi demam dengan vaksin DPT-Hb 0.2 mL secara subkutan. Perlakuan diberikan setelah hewan uji mengalami demam, dilihat dari kenaikan suhu rectal. Suhu tubuh hewan uji diamati setiap 30 menit. Uji kandungan flavonoid total dilakukan untuk mengetahui kadar flavonoid total.

            Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun papaya dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB mempunyai aktivitas antipiretik pada tikus jantan galur wistar yang diinduksi vaksin DPT-Hb. Aktifitas antipiretik dari ketiga dosis tidak berbeda secara signifikan dengan kontrol ibuprofen.

Keywords: antipyrexia, rats, papaya leaf extract, DPT-Hb vaccine
Published
2018-11-01