HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN INTENSITAS PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA LAKI-LAKI DI BANDA ACEH

  • Silvia Eva Juarni Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
  • Karjuniwati Karjuniwati Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala

Abstract

Merokok merupakan suatu kebiasaan yang memberikan kenikmatan tersendiri bagi perokok, namun di lain pihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi perokok maupun orang-orang disekitarnya. Banda Aceh adalah salah satu kota yang mayoritas penduduknya memiliki kebiasaan merokok, kebiasaan merokok tersebut bukan hanya didominasi oleh orang dewasa namun juga didominasi oleh remaja. Salah satu faktor yang membuat remaja di Banda Aceh tidak mampu mengatur intensitas perilaku merokoknya adalah rendahnya kontrol diri pada remaja tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan intensitas perilaku merokok pada remaja laki-laki di Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Sampel penelitian berjumlah 329 orang yang terdiri dari remaja laki-laki usia 15-17 tahun dari enam belas Sekolah Menengah Atas Negeri di Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kontrol Diri yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Tangney, Baumeister dan Boone (2004) dan tipe perilaku merokok oleh Sitepoe (dalam Sari, Ramdhani & Eliza, 2003).

Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar -0.819 dengan nilai p = 0.000 (p<0.05). Hal ini diartikan bahwa terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan intensitas perilaku merokok pada remaja laki-laki di Banda Aceh. Semakin tinggi kontrol diri, maka semakin rendah intensitas perilaku merokok pada remaja laki-laki di Banda Aceh tersebut.

Keywords: Kontrol diri, intensitas perilaku merokok, remaja laki-laki
Published
2016-06-30