PENGGUNAAN SHORT FORM TES WAIS PADA KLIEN PSIKIATRIK

  • A Said Hasan Basri Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstract

WAIS (Wechsler Adult Intelligence Scale) sebagai skala kecerdasan sejak kemunculannya telah banyak menarik perhatian para ahli psikologi. Kemampuannya dalam mengestimasi kemampuan kognitif individu belum ada bandingannya. Apalagi dalam pengembangan yang lebih luas, ternyata kemampuannya tidak terbatas pada individu yang normal semata, tetapi juga menyangkut individu yang mengalami gangguan psikiatrik. Bahkan kemampuannya tidak hanya mengukur tingkat kecerdasan, tetapi juga mampu menjadi alat diagnosis bagi asesmen klinis.Tujuannya adalah untuk mengetahui tentang model short form pada tes WAIS untuk klien psikiatri, tingkat validitas dan reliabilitasnya, serta  implementasi dari sort form tes WAIS ini pada klien psikiatrik. Metode ADS (Analisis Data Sekunder) digunakan sebagai metode penelitian. Hasilnya, model short form yang digunakan untuk klien psikiatrik ada dua, yaitu model pemilihan aitem (butir-butir pertanyaan) dan model pemilihan sub-tes. Adapun untuk Validitas dan reliabilitas short form tes WAIS ternyata memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi (hamper sama skornya dengan tes WAIS yang full). Sedangkan untuk implementasi sort form tes WAIS untuk klien psikiatrik. Ternyata tes WAIS juga memiliki kemampuan dalam mengukur kecerdasan atau tingkat IQ individu yang tergolong dalam gangguan psikiatrik serta mampu mendiagnosis gangguan yang diderita oleh klien psikiatrik.

Keywords: Short Form WAIS, Klien Psikiatrik
Published
2019-06-28