Penempatan Tenaga Kerja Berdasarkan Beban Kerja Studi Kasus: PT. XYZ Yogyakarta

  • Jono Jono Jurusan Teknik Industri, Universitas Widya Mataram Yogyakarta

Abstract

PT. XYZ Yogyakarta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan guci dengan variasi yang beraneka ragam. Pasar produk PT. XYZ tersebar dari pasar lokal hingga pasar luar negeri. Permintaan produk guci yang terus meningkat belum bisa dipenuhi oleh pihak perusahaan. Untuk itu perlu dilakukan usaha-usaha untuk meningkatkan jumlah produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar yang cenderung meningkat. Jumlah produksi akan meningkat apabila ada dukungan dan kondisi lingkungan kerja yang baik dan adil. Salah satu usaha yang dapat dipertimbangkan untuk dilakukan yaitu dengan menentukan alokasi jumlah tenaga kerja yang seharusnya pada setiap elemen kerja. Penempatan jumlah tenaga kerja disesuaikan dengan beban kerja masing-masing stasiun kerja. Penempatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode pengukuran kerja dan perhitungan waktu baku setiap stasiun kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa waktu baku yang dibutuhkan untuk membuat guci, dan penempatan pekerja berdasarkan beban kerja tiap elemen untuk mencapai kondisi kerja yang mendukung, Hasil penelitian menyimpulkan bahwa untuk proses pembuatan guci dengan tinggi 80 cm, diadakan perubahan penempatan jumlah tenaga kerja dari sistem lama yaitu untuk bagian pembentukan guci dialokasikan sebanyak 3 orang, bagian pembakaran 20 orang, bagian pengecatan 6 orang dan bagian penggosokan, pemeriksaan dan sekaligus pembungkusan sebanyak 1 orang. dan waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu buah guci 58131 detik atau 16, 5 jam.

Keywords: penempatan tenaga kerja, beban kerja, waktu baku, pengukuran kerja
Published
2016-05-31
Section
Articles