Total Productive Maintenance (TPM) pada Perawatan Mesin Boiler Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE)

  • Jono Jono Jurusan Teknik Industri, Universitas Widya Mataram Yogyakarta

Abstract

PT. XY Yogyakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Pembuatan Gula dan Spirtus, dalam produksinya tidak lepas dari masalah yang berhubungan dengan efektivitas mesin yang diakibatkan oleh belum tepatnya penanganan dan pemeliharaan mesin. Hal ini dapat terlihat dengan frekuensi kerusakan yang terjadi pada mesin Boiler, akibat dari kerusakan tersebut targetproduksi tidak tercapai.

Pengukuran efektivitas penggunaan mesin Boiler dengan menggunakan metode OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang kemudian dilanjutkan dengan perhitungan OEE six big losses dapat mengetahui besarnya efisiensi yang hilang pada masing-masing faktor six big losses. Dari keenam faktor dapat diketahui faktor apa yang memberikan kontribusi terbesar yang mengakibatkan rendahnya efisiensi.

Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa besarnya nilai OEE pada mesin Boiler sudah memenuhi standar JIPM sebesar ≥ 85%, Performance Efficiency sudah memenuhi standar ≥ 95%, Rate Quality ≥ 99%, tetapi nilai Availability pada periode ke VII dan IX belum memenuhi standar sebesar ≥ 90%. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi nilai OEE tersebut dan menjadi prioritas utama untuk dieliminasi oleh pihak perusahaan pada mesin Boiler adalah Equipment Failure 80,08% dan Set-up and adjustment losses 13,83%.

Keywords: TPM (Total Productive Maintenance), Efisiensi Produksi, OEE (Overall Equipment Effectiveness)
Published
2015-05-31
Section
Articles