Analisis Potensi Bahaya dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) sebagai Upaya Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Laboratorium X

  • Lina Dianati Fathimahhayati Program Studi Teknik Industri, Universitas Mulawarman, Samarinda
  • Nurfaizah Rohmah Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Mulawarman, Samarinda
  • Agusti Wulandari Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Mulawarman, Samarinda
  • Argado Insani Hutabarat Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Mulawarman, Samarinda

Abstract

Laboratorium X merupakan salah satu tempat yang sering digunakan oleh mahasiswa untuk melakukan beberapa aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan akademik, khususnya di bidang pertambangan. Potensi bahaya terdapat hampir di setiap tempat dimana dilakukan suatu aktivitas, termasuk di laboratorium X. Apabila potensi bahaya tersebut tidak dikendalikan dengan tepat, maka akan dapat menyebabkan resiko yang serius. Oleh karena itu diperlukan identifikasi potensi-potensi bahaya untuk meningkatkan serta mempertahankan keamanan dan keselamatan pada setiap kegiatan di Laboratorium X. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya yang masih perlu diperhatikan dan kendalikan. Dari enam kegiatan yang biasa dilakukan di Laboratorium X, yakni : Grinding Batuan, Uji Kuat Geser, Gerinda Batuan, Crushing Batuan, Coring Batuan, dan Uji Kuat Tekan. Resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja kemungkinan besar terjadi pada bagian anggota gerak kaki dan tangan serta mengganggu sistem pernapasan. Upaya yang harus dilakukan antara lain dengan menggunakan APD yang sudah ditetapkan untuk setiap kegiatan dan melakukan pengawasan terhadap setiap kegiatan pekerjaan yang dilakukan di Laboratorium X.

Keywords: Job Safety Analysis (JSA), Laboratorium
Published
2015-11-30
Section
Articles