Transformasi Setil Alkohol Menjadi Dimer Setil Alkohol dan Setil Asetat

  • Susan Primadevi Jurusan D-III Analis Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Setia Budi
  • Nanik Wijayati Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang
  • Ersanghono Kusuma Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Abstract

Setil alkohol merupakan alkohol rantai panjang (C16) yang berasal dari senyawa turunan minyak sawit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan transformasi setil alkohol menjadi dimer setil alkohol dan setil asetat untuk meningkatkan nilai ekonomis dari setil alkohol. Reaksi dengan asam fosfat ini dilakukan dengan mengaduk campuran dari setil alkohol dalam THF eterate, asam fosfat, dan CTAB selama 90 menit pada suhu 180oC dengan perbandingan mmol setil alkohol dan asam fosfat 1:8. Hasil reaksi kemudian diekstraksi dengan eter. Lapisan organik ditambah Na2 CO3 sampai netral kemudian dicuci dengan akuades. Sisa air dihilangkan dengan penambahan Na2 SO4 anhidrat, sedangkan sisa pelarut dihilangkan dengan gas N2 . Reaksi dengan anhidrida asam asetat dilakukan dengan mengaduk campuran setil alkohol dalam THF eterate, anhidrida asam asetat dan H2 SO4 serta hasilnya dimurnikan melalui penambahan NaHCO3 sampai basa, kemudian dinetralkan dengan air. Hasil reaksi dianalisis menggunakan spektrofotometer FTIR, GC dan GC-MS. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil reaksi setil alkohol menggunakan asam fosfat adalah dimer dari setil alkohol dengan kelimpahan relatif 17,36% dan hasil reaksi setil alkohol dengan anhidrida asam asetat adalah setil asetat dengan kelimpahan relatif 36, 80%.

Published
2015-03-31