Penentuan Kadar Logam Timbal (Pb) pada Ikan Bandeng di Sekitar Pelabuhan Tanjung Mas

  • Feni Nilasari Fakultas Teknik, Universitas Setia Budi Surakarta
  • Yari Mukti Wibowo Fakultas Teknik, Universitas Setia Budi Surakarta

Abstract

Ikan bandeng merupakan ikan yang sangat populer di kalangan masyarakat umum karena harganya yang terjangkau dan kandungan gizi yang tinggi untuk pertumbuhan manusia. Tambak ikan bandeng yang berada pada sekitar kawasan industri yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Mas dicurigai bisa tercemar oleh logam berat seperti Timbal (Pb), yang dapat mengakibatkan dampak buruk bagi manusia apabila terakumulasi di dalam tubuh.

Metode analisis yang digunakan adalah Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). SSA merupakan metode yang populer untuk analisis logam, karena di samping relatif sederhana, metode ini juga selektif dan sangat sensitif. Destruksi yang dilakukan pada sampel adalah destruksi kering dengan pemanasan pada suhu 5500C. Sampel yang telah didestruksi lalu diukur menggunakan alat spektrofotometer serapan atom dengan menggunakan panjang gelombang 217 nm untuk Pb. Absorbansi yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan persamaan regresi linier yang didapatkan dari kurva baku untuk menentukan kadar logam Pb.

Konsentrasi logam Pb dalam sampel ikan bandeng yang diambil dari tambak di sekitar Pelabuhan Tanjung Mas berada di bawah baku mutu yang ditetapkan oleh SNI No 7387 : 2009. Semakin jauh tempat pengambilan sampel dari kawasan industri, semakin kecil konsentrasi logam Pb yang ditemukan pada sampel ikan bandeng.

Kata kunci: bandeng, Pelabuhan Tanjung Mas, timbal, destruksi kering, spektrofotometri serapan atom

Published
2018-09-07