Dukungan Suami Dalam Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-Awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto

  • Dyah Siwi Hety Program Studi D-III Kebidanan STIKes Majapahit Mojokerto, Jawa Timur

Abstract

Fenomena yang terjadi saat ini adalah masih rendahnya dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif karena anggapan bahwa menyusui menyebabkan ibu menjadi jelek, tidak menarik dan dapat menghambat atau meninggalkan hubungan seks antara suami dan isteri. Tujuan penelitian ini adakah hubungan dukungan suami dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto.

Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancang bangun penelitian cross sectional. Variabel independen adalah dukungan suami dan variabel dependen adalah pemberian ASI eksklusif. Populasi dalam penelitian ini semua ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan sebanyak 50 orang dan sampel sebanyak 44 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling tipe cluster random sampling. Penelitian ini dilakukan di Ponkesdes Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto pada bulan Maret – Agustus 2018. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner. Pengolahan data dengan cara editing, coding, scoring, tabulating dilakukan dengan uji fisher exact.

Hasil penelitian menunjukkan antara hubungan dukungan suami dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto didapatkan bahwa responden yang mendapat dukungan dari suami dan ibu memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 15 responden (34,1%), sedangkan responden yang tidak mendapat dukungan dari suami dan ibu tidak memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 23 responden (52,3%). Berdasarkan uji fisher exact diperoleh hasil perhitungan dengan nilai = 0,020 dengan tingkat kemaknaan yang ditetapkan adalah pada α = 0,05. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka nilai < α sehingga H1 diterima, yang artinya ada hubungan dukungan suami dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kebanyakan responden atau suami tidak memberikan dukuangan kepada ibu dalam pemberian ASI eksklusif, padahal dukungan suami mempunyai hubungan dengan suksesnya pemberian ASI Eksklusif kepada bayi. Dengan penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan lebih aktif dalam mengadakan penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, suami sebaiknya jadi salah satu kelompok sasaran dalam tercapainya peningkatan pemberian ASI Eksklusif.

Kata kunci : Dukungan, Suami, ASI Eksklusif

Published
2018-09-07