Pengaruh Permainan Puzzle terhadap Kreativitas Anak Prasekolah (4-5 tahun) di TK Al-Kholifah Selorejo – Jombang

  • Ferilia Adiesti Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto, Jawa Timur

Abstract

Kemampuan kognitif berperan penting dalam perkembangan kreativitas. Kemampuan kreativitas akan menentukan bagaimana materi yang diberikan dapat ditangkap untuk digunakan. Bermain puzzle dapat merangsang peningkatan kemampuan kreativitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh bermain puzzle terhadap kreativitas anak prasekolah (4-5 tahun).

Penelitian ini dilakukan metode Quasi eksperimen dengan rancangan non equivalent kontrol group. Jumlah sampel yang digunakan adalah 34 responden. Variabel independen adalah bermain puzzle sedangkan variabel dependen adalah kreativitas anak prasekolah (4-5 tahun). Penelitia ini dilakukan dengan pemberian bermain puzzle setiap hari sebelum pelajaran dimulai selama 10 menit. Setelah bermain puzzle paling besar responden kelompok kontrol memiliki kreativitas pada tingkat rendah yaitu sebanyak 9 responden (53%) sedangkan kelompok perlakuan yang paling kecil pada level tinggi yaitu 9 responden (53%). Hasil uji statistik dengan taraf signifikansi (α) = 0,05 didapatkan p = 0,00 dimana p < α maka H diterima artinya 1 ada pengaruh bermain puzzle terhadap kreativitas anak prasekolah (4-5 tahun). Bermain puzzle dapat merangsang peningkatan kreativitas dengan pemberian terapi bermain puzzle secara teratur. Karena stimulus yang diberikan akan menentukan bagaimana perkembangan kreativitas anak nantinya. Diharapkan jadi bahan kajian pada perkembangan anak mengenai pengaruh bermain puzzle terhadap kreativitas anak prasekolah dan sebagai pedoman dalam memberikan health education (HE) tentang jenis permainan yang sesuai dengan usia anak.

Kata Kunci : Permainan Puzzle, Kreativitas

Published
2018-09-07