AKTIVITAS PENURUNAN PARASITEMIA EKSTRAK KULIT BATANG MUNDU SEBAGAI ANTIPLASMODIUM SECAR in vivo DENGAN PARAMETER ED50

  • Mamik Ponco Rahayu Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta
  • Reslely Harjanti Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta
  • Gunawan Pamudji Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta

Abstract

Abstrak

Pengobatan malaria di Indonesia saat ini di beberapa daerah masih menggunakan obat standar kloroquin dengan dosis 600 mg hari pertama dan kedua serta 300 mg hari ketiga. Efektivitas pemberian kloroquin saat ini sudah mulai diragukan karena telah banyak ditemukan resistensi terhadap obat ini. Salah satu usaha menemukan antimalaria baru adalah melalui penelitian terhadap tanaman obat yang digunakansecara tradisional oleh masyarakat untuk mengobati malaria.  Tanaman mundu termasuk familia garcinia, Marga Garnicia diketahui kaya kandungan senyawa xanton dan menunjukkan aktivitas biologi termasuk antimalaria (Merza, et al.,).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiplasmodium ekstrak etil asetat kulit batang mundu. Ekstraksi diperoleh secara maserasi bertingkat dengan pelarut n heksan dan etil asetat. Uji aktivitas antiplasmodium dilakukan secara in vivo pada mencit jantan galur Swiss yang diinduksi Plasmodium berghei dengan parameter pengujian persentase parasitemia, persentase penghambatan parasitemia dan penentuan dosis efektif 50% (ED50) menggunakan metode The 4-daySuppresive Test (Peters, 1970). Dosis yang diberikan ke hewan uji untuk ekstrak etil asetat kulit batang mundu yaitu 12,5; 25; 50; 100 mg/gr BB mencit Swiss. Dosis tablet klorokuin 5 mg/kg bb didapatkan 0.91 mg/ 20g bb dan sebagai kontrol normalCMC 0.5%. Pengujian aktivitas  antiplasmodium ekstrak etil asetat kulit batang mundu diperoleh dosis ED50 adalah 5,01 mg/kg BB. Berdasarkan data tersebut, ekstrak etil asetat kulit batang mundu memiliki aktivitas antiplasmodium.

Keywords: Antiplasmodium, ED50, Kulit batang mundu, etil asetat

Published
2019-04-18
How to Cite
Rahayu, M., Harjanti, R., & Pamudji, G. (2019). AKTIVITAS PENURUNAN PARASITEMIA EKSTRAK KULIT BATANG MUNDU SEBAGAI ANTIPLASMODIUM SECAR in vivo DENGAN PARAMETER ED50. Biomedika, 7(1), 44-52. https://doi.org/https://doi.org/10.31001/biomedika.v7i1.493